Kepala Desa Sumber Sari Sambut Mahasiswa KKN Kolaborasi 2026

  • Jul 13, 2026
  • Alif Mustofa
  • Kegiatan, Berita Desa, Berita Kabupaten

Sumber Sari, KIM - Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) menggelar acara penyambutan dan serah terima mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaborasi Tahun 2026, Senin (13/7/2026), di Halaman Kantor Bupati Penajam Paser Utara. Sebanyak 336 mahasiswa resmi diserahterimakan untuk mengabdi di sejumlah desa dan kelurahan se-Kabupaten PPU selama kurang lebih dua bulan, terhitung hingga 22 Agustus 2026.

Kepala DPMD Kabupaten PPU, Tita Deritayati, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut surat Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) Universitas Mulawarman perihal pelaksanaan KKN Kolaborasi Tahun 2026.

Ia menjelaskan, program ini mengusung tema “Sinergitas Kampus Berdampak dalam Meningkatkan Indeks Desa, Mendukung Pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) di Kabupaten Penajam Paser Utara”.

Mahasiswa akan disebar ke empat kecamatan, 17 kelurahan, dan sejumlah desa, dengan program kerja meliputi penguatan literasi digitalisasi dan pelayanan desa, pemetaan potensi serta pemberdayaan ekonomi lokal, edukasi kesehatan dan penanganan stunting, kelestarian lingkungan, hingga sinkronisasi data profil desa untuk mendukung peningkatan Indeks Desa Membangun (IDM).

Mewakili pihak kampus, Kepala Biro Akademik dan Kemahasiswaan Universitas Mulawarman, I Gedhe Sudharma, berpesan agar mahasiswa dapat menjaga nama baik almamater dan membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat selama masa pengabdian.

“Kami mengajak seluruh mahasiswa untuk melaksanakan program-program KKN dengan sungguh-sungguh, penuh tanggung jawab, disiplin, dan tetap menjaga etika serta sopan santun dalam berinteraksi dengan seluruh lapisan masyarakat,” ujarnya

Senada dengan hal itu, Kepala Desa Sumber Sari, Tahyatul Abidin menyampaikan bahwa kehadiran para mahasiswa bukan sekadar pemenuhan kewajiban akademis, melainkan sebuah jembatan kolaborasi antara ilmu pengetahuan modern dan kearifan lokal masyarakat desa.

"Atas nama pemerintah desa dan seluruh warga Desa Sumber Sari, saya mengucapkan selamat datang di rumah baru kalian. Desa ini mungkin tidak sekeren kampus tempat kalian belajar, atau seramai kota tempat kalian tinggal. Namun di sini, kalian akan menemukan hangatnya persaudaraan dan pelajaran hidup yang tidak pernah ada di dalam ruang kuliah," ujarnya. [ALIF]