Pemdes Sumber Sari Gelar Pelatihan Administrasi Kelompok Tani

  • Nov 14, 2024
  • Alif Mustofa

KIM, Sumber Sari – Pemerintah Desa Sumber Sari, Kecamatan Babulu, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) menggelar kegiatan Pelatihan Administrasi bagi 16 Kelompok Tani dan Kelompok Wanita Tani (KWT). Kegiatan ini dilaksanakan pada Kamis, 14 November 2024 di Gedung Serba Guna Desa Sumber Sari.

Kepala Desa Sumber Sari, Tahyatul Abidin dalam sambutannya menyampaikan, Kegiatan ini bertujuan untuk menjadikan Kelompok Tani dan KWT menjadi lebih professional. Pada kesempatan ini Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Sumber Sari Ngatinah dan Kabid Penyuluhan Dinas Pertanian PPU Dr. Ir. H. Muhammad Haslan Mallu, MMA hadir sebagai pemateri.

“Setiap Tahun Kelompok Tani mengajukan proposal Sarana dan Prasarana Pertanian, juga sering dapat bantuan alsintan dari pemerintah, kami berharap catatan-catatan administrasinya berjalan baik disemua kelompok tani,” tutur tahyatul.

Ngatinah menuturkan, Administrasi Kelompok Tani merupakan seperangkat catatan atau dokumen yang  menyangkut semua kegiatan yang dilakukan  oleh kelompok tani, dan hal tersebut harus dilaksanakan dengan baik bagi Kelompok Tani.

“Perangkat administrasi itu dibedakan  menjadi dua bagian pokok, yaitu administrasi  kegiatan dan administrasi keuangan. Sebuah organisasi Kelompok Tani yang kuat  dan maju sudah sepatutnya mempunyai  administrasi kelompok yang baik dan benar  untuk menunjang semua aktivitas yang  dilakukan kelompok,” sampainya.

Lebih lanjut, Muhammad Haslan Mallu menerangkan, catatan administrasi yang baik dapat menjadi salah satu jalan pemecahan masalah pertanian yang ada, administrasi yang baik akan memudahkan banyak pihak untuk menggali data pertanian yang valid.

“Manfaat dari pengelolaan administrasi bagi kelompok tani diantaranya untuk memahami kondisi sosisal ekonomi dan potensi yang ada di lingkungan kelompok tani. Selain itu bisa dijadikan bahan penyusunan program kerja yang relevan dan menjadi bahan transfer informasi kepada berbagai pihak termasuk Pemerintah,” ujarnya. [ALIF]