Optimalkan Peran KIM, Diskominfo Kaltim Gelar Bimtek Pemanfaatan Platform Digital Kemitraan
- Jul 23, 2024
- Alif Mustofa
- Kegiatan, Berita Desa, Berita Kabupaten, Berita Nasional
Sumber Sari, KIM - Dalam rangka upaya pembinaan Komunitas Informasi Masyarakat (KIM) yang ada di Kalimantan Timur (KIM), Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Kaltim menggelar Bimbingan Teknis Pemanfaatan Platform Digital Kemitraan Bagi KIM se-Kabupaten/Kota. Acara ini digelar di Hotel Fugo Samarinda pada Senin 22 Juli 2024.
Dalam Bimtek kali ini hadir sebagai Narasumber yakni Pranata Hubungan Masyarakat Ahli Madya, Helmi Hafid dan Business Analyst KIM.id, Mochamad Wendy. Kegiatan ini bertujuan untuk mengoptimalkan KIM sebagai mitra strategis pemerintah dalam hal penyebarluasan informasi.
Helmi Hafid menerangkan, Kemitraan Komunikasi Publik merupakan bentuk kerja sama dengan mitra kerja dalam pelaksanaan diseminasi informasi publik. Pada hakikatnya kemitraan dikenal dengan istilah gotong royong atau kerjasama dari berbagai pihak, baik secara individual maupun kelompok. Kemitraan juga merupakan kerja sama formal antara individu-individu, kelompok-kelompok atau organisasi-organisasi untuk mencapai suatu tugas atau tujuan tertentu.
”Komunitas Informasi Masyarakat (KIM) merupakan kelompok yang dibentuk oleh, dari, dan untuk masyarakat secara mandiri dan berkedudukan di desa, kelurahan, kampung dan lainya. Keberadaan KIM juga sejalan dengan tujuan Pemerintah untuk terus mengembangkan berbagai program dengan mengandalkan transformasi digital melalui tata kelola kemitraan. Saat ini kami sedang membangun platform website KIM yang kemudian platform ini kami berikan secara gratis kepada pegiat KIM,” paparnya.
Lebih lanjut, Mochamad Wendy menjelaskan langsung bagaimana mengisi, mengelola dan mengoptimalkan fitur-fitur platform yang menjadi wadah berbagi informasi seluruh KIM baik tingkat Provinsi, Kabupaten/Kota, hingga penggiat KIM yang hadir.
“Saat ini, pertumbuhan aktivitas para KIM pada KIM.id bila disajikan dengan diagram statistik menunjukkan trend yang baik namun tetap memerlukan adanya penambahan konten dan informasi-informasi yang bisa diisi, kita langsung praktikan hari ini,” ujar Wendy.
Dalam forum ini, peserta juga saling berdiskusi dan berbagi pengalaman sebagai penggiat KIM di masing-masing daerah. Digitalisasi saluran memang menjadi tantangan yang dihadapi semua orang, namun tidak menyurutkan semangat warga Kalimantan Timur khususnya para penggiat KIM sebagai garda terdepan informasi untuk masyarakat. [ALIF]