KIM Panguripan Unjuk Gigi dalam Pentas Seni dan UMKM di Penajam
- Nov 10, 2024
- Alif Mustofa
- Kegiatan, Berita Desa, Berita Kabupaten
KIM, Sumber Sari - Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) sukses menyelenggarakan acara Pentas Seni dan UMKM di Alun-Alun Serambi Nusantara pada Sabtu malam (9/11). Kegiatan ini merupakan bagian dari program rutin yang diadakan setiap Sabtu malam oleh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) PPU, bertujuan untuk menghibur masyarakat sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi lokal.
Dalam kegiatan tersebut, KIM Panguripan Desa Sumber Sari Kecamatan Babulu menyuguhkan dua tarian pembuka yakni Tari Byar Winedhar Karya Dyah Pramudita K D yang ditampilkan oleh Cempluk Selowati, S.Sn dan tari Flobamora dari NTT. Kedua tari tersebut menjadi simbol identitas Masyarakat Desa Sumber Sari yang plural.
Acara ini berlangsung meriah dan mendapatkan dukungan dari berbagai pihak, termasuk Dharma Wanita Persatuan (DWP) Diskominfo, Telkom Indonesia, Komunitas Informasi Masyarakat (KIM), serta siswa dari SMP Negeri 21 PPU. Beragam hiburan menarik disuguhkan, mulai dari penampilan komedi oleh Rahman Saeroni hingga pertunjukan musik dari Vina Vanila Band dan Frasa Band, yang berhasil memikat ratusan warga yang memadati alun-alun.
Penjabat (Pj) Bupati PPU, Muhammad Zainal Arifin, turut hadir memberikan sambutan. Dalam arahannya, ia menyampaikan apresiasi kepada Diskominfo atas inisiatifnya dalam menyelenggarakan acara yang tidak hanya menghibur masyarakat, tetapi juga mempromosikan potensi produk lokal.
“Hari ini kita dihibur oleh Dinas Kominfo. Saya ingin menyampaikan bahwa Diskominfo seharusnya menjadi ujung tombak dalam menyampaikan berbagai keberhasilan yang telah dicapai oleh seluruh SKPD di Kabupaten PPU,” ujar Zainal Arifin.
Tari Byar Winedhar sendiri terinspirasi dari Reyog Ponorogo. Byar berarti Cahaya cerah merekah dan winedhar berasal dari kata wedhar berarti diciptakan, dalam kesenian Reyog Ponorogo terdapat salah satu tokoh yakni Jathil yang merupakan prajurit berkuda dan memiliki karakter tegas dan lincah, penari jathil menggunakan property berupa eblek yang terbuat dari sayatan bambu yang dianyam dan dibentuk menyerupai kuda. Dalam karya tari ini, koreografer berpatokan pada ragam gerak tari Jathil yang dikemas dan dikembangkan sesuai dengan kreatifitas koreografer.
Sedangkan Tarian Flobamora merupakan tarian kreasi yang menggabungkan unsur-unsur tarian dari tiga pulau terbesar di Nusa Tenggara Timur (NTT), yaitu Flores, Sumba, dan Timor. Tarian ini menggambarkan kesatuan budaya dan suku di NTT. Tarian ini diawali dengan tarian Oko Mama, yang berasal dari Kabupaten Timor Tengah Selatan. Tarian ini diiringi oleh sasando dan gendang yang dimainkan oleh beberapa penari. [ALIF]