Bapelitbang Gelar Monev Desa Cantik di Babulu
- Dec 04, 2024
- Alif Mustofa
- Berita Desa, Berita Kabupaten
Babulu - Dalam rangka efektifitas peningkatan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) Pengelola Data Statistik pada tingkat Desa di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) dengan melakukan pengawasan terhadap penyelenggaraan pembinaan Desa Cinta Statistik (Desa Cantik) Tahun 2024, Badan Perencanaan Penelitian dan Pengembangan (Bapelitbang) PPU menggelar Monitoring dan Evaluasi pembinaan Desa Cantik Kabupaten PPU tahun 2024 di Kecamatan Babulu.
Dalam kegiatan yang dilaksanakan pada Rabu, 4 Desember di Aula Kecamatan Babulu ini turut hadir berbagai pihak terkait seperti Dinas Komunikasi dan Informatika, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Badan Pusat Statistik, Camat Babulu, Kepala Desa serta Agen Statistik se-Kecamatan Babulu.
Perwakilan Badan Pusat Statistik PPU Sanjaya Abdillah memaparkan, dalam realisasi pelaksanaan Desa Cantik 2024, telah dilaksanakan berbagai kegiatan seperti pembinaan kepada Agen Statistik baik daring ataupun luring. Selain itu juga dilakukan pendampingan pengumpulan data koordinat fasilitas umum, pendampingan pengumpulan data potensi SLS, serta pembinaan pengelolaan data Desa untuk perencanaan pembangunan Desa.
”Tidak sampai disitu, Pada 2025 akan dilakukan perbaikan tata Kelola program dalam penyediaan data statistik di Level Desa. Adapun langkah yang telah disiapkan seperti Mengoptimalkan pengumpulan data administrasi di level desa, Identifikasi dan Inisiasi pengumpulan data strategis di level desa, serta Penjabaran data sektoral dilevel Kabupaten menjadi level Kecamatan dan Desa,” tuturnya.
Perlu diketahui, berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 39 Tahun 2019 tentang Satu Data Indonesia, bahwa dalam rangka mendukung proses perencanaan pembangunan, perlu didukung dengan pengelolaan data yang baik. Desa Cinta Statistik (Desa Cantik) adalah Program percepatan dari Badan Pusat Statistik dalam lingkup wilayah Desa/Kelurahan atau setingkatnya untuk meningkatkan kompetensi aparatur Desa dalam mengelola dan memanfaatkan data Desa sehingga Perencanaan Pembangunan Desa menjadi lebih tepat sasaran. [ALIF]