APDESI PPU Kaji Pendirian Koperasi Merah Putih

  • Apr 16, 2025
  • Alif Mustofa

Sumber Sari, KIM – Kepala Desa Sumber Sari menghadiri Rapat Rutin Dewan Pimpinan Cabang Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia Kabupaten Penajam Paser Utara (DPC APDESI PPU) pada Rabu, 16 April 2025 bertempat di Goa Tapak Raja Desa Wonosari, Kecamatan Sepaku,  Penajam Paser Utara.

Ketua DPC APDESI PPU, Kasiyono dalam sambutannya menyampaikan bahwa DPC APDESI PPU perlu menyelaraskan program dengan Presiden RI, Gubernur Kalimantan Timur, dan Bupati PPU, terutama Kepala Daerah saat ini baru dilantik dan mengusung Visi Misi baru. Adapun hal pokok yang menjadi pembahasan pada Rakor ini adalah perihal Pembentukan Koperasi Desa Merah Putih dan Peningkatan Kapasitas Kepala Desa serta Perangkat Desa.

“Sebagaimana diketahui, Menteri Koperasi Republik Indonesia Surat Edaran Nomor 1 Tahun 2025 Tentang Tata Cara Pembentukan Koperasi Desa Merah Putih. Bapak Presiden Prabowo Subianto dalam Retret Kepala Daerah di Akademi Militer Magelang pada 21-28 Febru an 2025 serta instruksi pada Rapat Terbatas Kabinet di Istana Negara tanggal 3 Maret 2O25, Kementerian Koperasi untuk melaksana-lian program pembentukan Koperasi Desa Merah Putih,” tuturnya.

Koperasi Desa Merah Putih perlu dipertimbangkan untuk dibentuk pada setiap Desa agar mampu memutar roda ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Disisi lain Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) pada masing-masing Desa saat ini kondisinya berbeda-beda, ada yang aktif, pasif, bahkan non aktif. Sehingga orientasi pengelolaan kedua lembaga yang bergerak dibidang ekonomi tersebut harus saling bersinergi satu sama lain.

“Pemerintah Desa perlu melakukan Peningkatan kapasitas/Bimbingan Teknis guna memaksimalkan pelaksanaan Pemerintahan Desa. Maka dari itu DPC APDESI PPU perlu segera berkomunikasi kepada BUPATI PPU dan juga Camat. Adapun muatan Bimbingan Teknis dapat berupa pembentukan/pengelolaan Koperasi dan BUMDes ataupun hal lain yang dianggap perlu dan relevan dengan masalah yang dihadapi oleh Pemerintahan Desa di PPU,” lanjutnya.

Setelah rampung berdiskusi, para Kepala Desa melakukan studi wisata menelusuri Goa Tapak Raja. Hal ini sebagai simbol APDESI PPU juga memperhatikan sektor wisata utamanya sebagai alternatif rekreasi wilayah Ibu Kota Nusantara (IKN). Rapat Rutin  DPC APDESI PPU sendiri dilakukan guna memperhatikan perkembangan program Nasional, Provinsi, Kabupaten dan isu Lokal agar dapat merumuskan program yang dapat meningkatkan kesejahteraan Desa se-PPU. [ALIF]